Tool calling dan actions

Day 12 of 30 · AI Generatif 2026: Bangun Aplikasi AI dan Agen

One-liner: Hubungkan model ke tools dan batasi actions yang berisiko.
Time: 20 hingga 30 menit
Deliverable: Tool Schema dan Contoh Action

Learning goal

You will be able to: Menentukan tool schema dan menjalankan tool call yang aman.

Success criteria (observable)

  • Tool schema mencakup nama, input, dan bentuk output.
  • Tool call berjalan dengan contoh nyata.
  • Action berisiko diblokir.

Output you will produce

  • Deliverable: Tool Schema dan Contoh Action
  • Format: JSON schema dan test log
  • Where saved: Di folder kursus dalam /generative-ai-2026-build-ai-apps-and-agents-id/

Who

Primary persona: Digital nomad yang membangun AI dengan tools Secondary persona(s): Pengguna yang memicu action Stakeholders (optional): Mitra pembangunan

What

What it is

Definisi tool yang menjelaskan apa yang bisa dipanggil model dan bagaimana. Contoh kecil yang membuktikan tool call berjalan sesuai harapan.

What it is not

Bukan platform otomatisasi penuh. Bukan sistem izin yang kompleks.

2-minute theory

  • Tool calling membuat AI berguna di luar teks.
  • Schema jelas mengurangi error input.
  • Guardrails mencegah action berbahaya.

Key terms

  • Tool schema: Definisi terstruktur untuk input dan output tool.
  • Guardrail: Aturan untuk mencegah action berisiko.

Where

Applies in

  • Agent workflows
  • Backend services

Does not apply in

  • Konten statis tanpa action

Touchpoints

  • Tool definitions
  • Action logs
  • Permission checks

When

Use it when

  • Anda ingin AI memicu action
  • Anda butuh input yang konsisten

Frequency

Setiap menambah tool baru

Late signals

  • Tool call sering gagal karena input buruk
  • Action tidak terduga terjadi

Why it matters

Practical benefits

  • AI lebih berguna
  • Automasi lebih stabil
  • Keamanan dan kepercayaan meningkat

Risks of ignoring

  • Workflow rusak
  • Action berbahaya terjadi

Expectations

  • Improves: keandalan dan keamanan
  • Does not guarantee: keputusan sempurna

How

Step-by-step method

  1. Tentukan nama tool dan tujuannya.
  2. Definisikan input fields dan types.
  3. Tentukan bentuk output.
  4. Tambahkan guardrails untuk action berisiko.
  5. Jalankan test call dan catat hasil.

Do and don't

Do

  • Validasi input sebelum eksekusi
  • Log setiap action

Don't

  • Menjalankan tool tanpa checks
  • Membuka action berbahaya secara default

Common mistakes and fixes

  • Mistake: Schema terlalu longgar. Fix: Tambah field wajib dan types.
  • Mistake: Tidak ada guardrails. Fix: Blokir parameter berisiko.

Done when

  • Tool schema didefinisikan dan diuji.
  • Guardrails memblokir input berisiko.
  • Log menunjukkan call berhasil.

Guided exercise (10 to 15 min)

Inputs

  • Satu ide tool
  • Contoh input

Steps

  1. Tulis tool schema.
  2. Tambahkan guardrails untuk input berisiko.
  3. Jalankan test call dan catat output.

Output format

Field Value
Tool name
Input schema
Guardrails
Test result

Pro tip: Jika tool bisa mengubah data, tambahkan langkah konfirmasi.

Independent exercise (5 to 10 min)

Task

Tambahkan satu guardrail lagi dan ulangi test.

Output

Schema yang diperbarui dan test log baru.

Self-check (yes/no)

  • Apakah schema jelas dan typed?
  • Apakah action berisiko diblokir?
  • Apakah test call tercatat?
  • Apakah log disimpan?

Baseline metric (recommended)

  • Score: 1 tool call sukses dengan guardrails
  • Date: 2026-02-07
  • Tool used: Notes app

Bibliography (sources used)

  1. OpenAI Tools Guide. OpenAI. 2026-02-06. Read: https://platform.openai.com/docs/guides/tools

  2. OWASP API Security Top 10. OWASP. 2024-01-01. Read: https://owasp.org/www-project-api-security/

Read more (optional)

  1. Function Calling Best Practices Why: Pola aman untuk tool calling. Read: https://platform.openai.com/docs/guides/tools
Day 12: Tool calling dan actions | AI Generatif 2026: Bangun Aplikasi AI dan Agen | Amanoba