Keputusan tech stack
Day 7 of 30 ยท AI Generatif 2026: Bangun Aplikasi AI dan Agen
One-liner: Pilih tech stack yang cepat dibangun dan mudah dirawat.
Time: 20 hingga 30 menit
Deliverable: Keputusan Tech Stack dan Alasan
Learning goal
You will be able to: Memilih tech stack yang sesuai untuk rilis awal.
Success criteria (observable)
- Stack dipilih untuk frontend, backend, dan database.
- Ada alasan singkat untuk setiap pilihan.
- Risiko utama dicatat.
Output you will produce
- Deliverable: Keputusan Tech Stack dan Alasan
- Format: Tabel pilihan dan alasan
- Where saved: Di folder kursus dalam
/generative-ai-2026-build-ai-apps-and-agents-id/
Who
Primary persona: Digital nomad yang memilih stack untuk app AI Secondary persona(s): Pengguna awal yang ingin produk stabil Stakeholders (optional): Mitra atau advisor
What
What it is
Keputusan stack untuk membangun app dengan cepat dan stabil. Fokus pada kecepatan eksekusi dan kemudahan perawatan.
What it is not
Bukan keputusan terbaik secara teori untuk semua kasus. Bukan riset panjang tanpa rilis.
2-minute theory
- Stack sederhana mempercepat rilis.
- Keputusan awal bisa diubah saat ada data.
- Risiko harus dicatat sejak awal.
Key terms
- Tech stack: Kombinasi teknologi utama untuk membangun produk.
- Tradeoff: Pertukaran antara kecepatan, biaya, dan fleksibilitas.
Where
Applies in
- Perencanaan proyek
- Setup repo
Does not apply in
- Optimasi skala besar
Touchpoints
- README
- Arsitektur awal
- Setup environment
When
Use it when
- Sebelum mulai coding
- Saat memilih alat inti
Frequency
Sekali di awal, revisi saat ada kebutuhan baru
Late signals
- Build lambat
- Tim bingung tool mana yang dipakai
Why it matters
Practical benefits
- Rilis lebih cepat
- Maintenance lebih mudah
- Tim fokus pada fitur inti
Risks of ignoring
- Terlalu lama memilih teknologi
- Stack tidak konsisten
Expectations
- Improves: kecepatan dan konsistensi
- Does not guarantee: performa optimal
How
Step-by-step method
- Tentukan kebutuhan utama produk.
- Pilih framework frontend yang Anda kuasai.
- Pilih backend yang cepat di-setup.
- Tentukan database yang sesuai.
- Catat tradeoff dan risiko.
Do and don't
Do
- Pilih teknologi yang sudah Anda kuasai
- Catat alasan dan risiko
Don't
- Mengganti stack tanpa alasan
- Memilih stack paling rumit di awal
Common mistakes and fixes
- Mistake: Terlalu banyak tool. Fix: Sederhanakan stack.
- Mistake: Tidak ada alasan. Fix: Tulis alasan per pilihan.
Done when
- Stack utama dipilih.
- Alasan tertulis.
- Risiko dicatat.
Guided exercise (10 to 15 min)
Inputs
- Kebutuhan produk
- Preferensi teknis Anda
Steps
- Pilih frontend, backend, dan database.
- Tulis alasan singkat.
- Catat satu risiko utama.
Output format
| Layer | Choice | Reason | Risk |
|---|---|---|---|
| Frontend | |||
| Backend | |||
| Database |
Pro tip: Pilih stack yang meminimalkan setup untuk rilis awal.
Independent exercise (5 to 10 min)
Task
Bandingkan dua stack dan pilih satu dengan alasan.
Output
Pilihan stack final dan alasan.
Self-check (yes/no)
- Apakah stack utama dipilih?
- Apakah alasan ditulis?
- Apakah risiko dicatat?
- Apakah pilihan mendukung rilis cepat?
Baseline metric (recommended)
- Score: 3 dari 4 terpenuhi
- Date: 2026-02-07
- Tool used: Notes app
Bibliography (sources used)
Tech Stack for Startups. YC. 2024-01-01. Read: https://www.ycombinator.com/library
Architecture Decision Records. ThoughtWorks. 2024-01-01. Read: https://www.thoughtworks.com/
Read more (optional)
- MVP Tech Stack Guide Why: Memilih stack untuk rilis awal. Read: https://www.ycombinator.com/library